Ekonom Rizal Ramli bersama Pengamat Ekonomi Faisal Basri saat diskusi Kedaulatan Ekonomi, Fakta atau Fiktif? di Kinanti Buillding, Epicentrum, Jakarta, Selasa (15/1/2019). Diskusi ini yang menghadirkan dua ekonom senior tersebut untuk memberikan analisa dan masukan bagi beberapa periode pemerintahan yang lalu. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli menilai kalau langkah yang dilakukan oleh Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan terkait perusahaan asuransi China memberi bantuan atas masalah BPJS Kesehatan ‘sok jago’.

“Ada pejabat sok jago panggil aja China, ini pejabat setiap ada masalah China lagi China lagi,” ujarnya, ditulis Sabtu (7/9).

Menurut RR sapaan Rizal Ramli bahwa dengan langkah yang dilakukan oleh LBP sapaan Luhut Binsar Panjaitan patut diberikan gelar duta kehormatan.

“Saya bilang pejabat tersebut berhak dapat gelar duta besar kehormatan Beijing, China di Jakarta,” paparnya.

Dikatakan RR bahwa dengan adanya kerjasama tersebut memiliki potensi bahaya yang bisa mengancam kedaulatan nasional. Sebab, pihak perusahaan bisa dengan leluasa mengakses data masyarakat yang mengikuti BPJS Kesehatan.

“Kebayang enggak, nanti kalau data sistemnya masuk dia kuasai data kesehatan kita. Bisnis model hari ini siapa yang punya data dia yang menang,” paparnya.

(Abdul Hamid)