Wisatawan bersiap terbang dengan menggunakan paralayang di Bukit Paralayang, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/5). Paralayang atau paradigling merupakan salah satu aktivitas wisata yang ramai dilakukan wisatawan dalam memanfaatkan libur panjang akhir pekan di kawasan Puncak. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya/kye/16

Palu, Aktual.com — Yoshiaki Hirokawa dari Jepang memimpin sementara perolehan nilai pada Seri III Prakejuaraan Dunia Paralayang yang berlangsung di Pegunungan Matantimali, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ketua Panitia Pelaksana Asgaf Umat di Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi mengatakan atlet Jepang itu pada pertandingan hari pertama, Minggu (14/8) berhasil mengumpulkan poin tertinggi yakni 892.

Sementara posisi kedua ditempati atlet dari Perancis bernama Jacques Fournier dengan nilai 886 dan peringkat ketiga diraih atlet Korea Selatan, Moonseob Lim dengan perolehan nilai 884. Sedangkan peringkat keempat dan kelima msing- masing ditempati atlet dari India Ajay Kumar Sharma dengan nilai 851 dan Robin Gurung dari Nepal mengumpulkan 834 poin.

Asgaf mengatakan atlet Jepang, Yoshiki Horikawa merupakan atlet terbaik di negaranya dan juga masuk daftar peringkat atas dunia. Rata-rata atlet dari berbagai negara yang mengikuti acara ini merupakan atlet-atlet top dunia.

Asgaf menambahkan hari ini dijadwalkan pertandingan dilanjutkan untuk nomor special cross coutry dan akan diikuti semua atlet luar dan dalam negeri, termasuk tuan rumah Sulteng yang menurunkan delapan atlet terbaik dipersiapkan ke PON XIX di Jabar September 2016.

Jumlah keseluruhan atlet yang berlaga di Seri III Prakejuaraan Dunia Paralayang di Pegunungan Matantimali yang berlangsung hingga 20 Agustus 2016 itu sebanyak 115 atlet.

Peserta dari luar negeri antara lain Nepal, Rusia, Thailand, Singapura, Hongkong, Perancis, India, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, China dan Malaysia.

Laporan: Antara

(Wisnu)