Jakarta, Aktual.Com-Korban tewas akibat badai Topan Enawo di Madagaskar terus berjatuhan, hingga Sabtu (11/3) dikabarkan sedikitnya 38 orang tewas, sedangkan 180 orang lainnya mengalami luka akibat serangan badai kuat yang menghantam 700 ribu penduduk setempat.
Tak hanya itu saja, badai ganas itu juga mengakibatkan kerusakan besar di Madagaskar dan memaksa 53 ribu orang mengungsi dari kediaman masing-masing, seperti dikutip dari Aljazirah, Minggu (12/3).
Sebuah lembaga bencana Madagaskar menyebutkan jumlah korban meningkat dibandingkan perkiraan sebelumnya yang hanya diberitakan media televisi setempat yakni empat orang tewas dan 10 ribu mengungsi, dengan data Kamis pekan ini.
Menurut para pejabat berwenang disebutkan keseluruhan tingkat kerusakan belum diketahui lantaran gangguan telekomunikasi, dan ini membuat sulit untuk komunikasi kepada masyarakat pedesaan.
Dilaporkan pula, badai ganas ini juga membuat 89 persen dari jalan Madagaskar menjadi kotor, begitu pun di daerah yang paling parah dari Utara dan Timur.
Selain itu, hujan lebat dan angin dengan kecepatan 225 kilometer per jam juga menyertai Badai Enawo, hal ini setara dengan kategori 4 badai. Madagaskar sendiri telah menderita kekeringan dan makanan yang parah kekurangan sejak tahun 2015, dengan wilayah selatan yang terkena dampak terburuk.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs

















