Cilacap, Aktual.com – Seorang balita berusia tiga tahun, DAT, dilaporkan hilang di Sungai Kalisabuk, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Dari laporan yang diterima Basarnas Pos SAR Cilacap, DAT kemungkinan hilang sekitar pukul 11.30 WIB, Kamis (24/3).

“Karena sebelumnya anak pasangan Khamami dan Karsinem itu masih bersama neneknya pada pukul 11.00 WIB,” kata Koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap Mulwahyono, di Cilacap, Kamis malam (24/3).

Mengetahui DAT menghilang, keluarga Khamami bersama warga berupaya lakukan pencarian. Sampai akhirnya pukul 13.00 WIB warga menemukan sandal milik DAT di tepi Sungai Kalisabuk yang bermuara di laut selatan.

“Kuat dugaan balita warga Dusun Sawah Bera RT 03 RW 06, Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan itu hanyut di sungai yang sedang berarus deras setelah diguyur hujan,” katanya.

Basarnas Pos SAR Cilacap pun segera diturunkan ke lokasi untuk bergabung dengan potensi SAR lainnya dalam operasi pencarian korban. Operasi pencarian juga melibatkan Palang Merah Indonesia, Cilacap Rescue, serta dibantu warga setempat.

Salah seorang personel Basarnas Pos SAR Cilacap, Aan Latif mengatakan bahwa upaya pencarian korban dilakukan dengan menggunakan perahu karet serta penyisiran di pinggir sungai.

“Pencarian dilakukan hingga 6 kilometer ke arah muara termasuk di sekitar dipo (tempat penampungan pasir, red.) pasir Winong namun belum membuahkan hasil,” katanya.

Sementara itu di Kabupaten Purworejo, seorang anak berusia 10 tahun, NOR dilaporkan hanyut di Sungai Bogowonto sekitar pukul 15.00 WIB saat hendak mandi di sungai setelah bermain dengan dua rekannya. Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Bogowonto itu melibatkan personel Basarnas Kantor SAR Semarang dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.

()