Jakarta, Aktual.co — Para aktivis mahasiswa ini pun mengecam sikap kepolisian yang represif mengarah anarkis dalam menghadapi penolakan mahasiswa dan masyarakat di sejumlah daerah.
Sebagai contoh, BEM UI dan Uncen menyebut kejadian pada Kamis 27 November 2014, ketika kepolisian bertindak represif terhadap mahasiswa di Makassar.
“Satu orang kawan menjadi korban kebengisan kepolisian. Atas tindakan tersebut, kami, BEM Universitas Indonesia mengecam keras tindakan represif yang dilakukan oleh kepolisian di makasar!” demikian disampaikan BEM UI dan Uncen melalui keterangan tertulis, Minggu (29/11).
Ditegaskan pula bahwa penolakan kenaikan harga BBM ini banyak disuarakan dan menggema dari Sabang sampai Merauke. “Termasuk ketika beberapa hari lalu kawan dari Universitas Cendrawasih Papua datang ke Universitas Indonesia dan menyampaikan aspirasinya terakait kenaikan harga BBM.”

Artikel ini ditulis oleh: