Ilustrasi berdoa. Aktual/HO

Jakarta, aktual.com – Umat Islam di Indonesia akan menjalankan ibadah puasa Nisfu Syaban pada Selasa, 3 Februari 2025, sebagai salah satu amalan sunnah menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Puasa Nisfu Syaban dikenal memiliki berbagai keutamaan, terutama sebagai sarana memohon ampunan dan mempersiapkan diri secara spiritual sebelum memasuki Ramadan.

Puasa Nisfu Syaban merupakan bagian dari ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Sejumlah hadis shahih menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memperbanyak puasa di bulan Syaban. Meski demikian, tidak terdapat hadis yang secara khusus mewajibkan puasa pada tanggal 15 Syaban. Oleh karena itu, puasa Nisfu Syaban tetap dapat diamalkan sebagai ibadah sunnah yang bernilai pahala.

Dengan niat yang benar dan pelaksanaan sesuai tuntunan, puasa ini menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebagaimana ibadah puasa lainnya, puasa Nisfu Syaban diawali dengan niat. Adapun bacaan niat puasa Nisfu Syaban sebagai berikut:

Nawaitu shauma fi-n-nishfi-sy-sya’bani sunnata-lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya berniat puasa pada pertengahan bulan Syaban sunnah karena Allah Ta’ala.”

Niat puasa tersebut dapat dibaca pada malam hari sebelum terbit fajar atau diniatkan di dalam hati sebelum menjalankan puasa.

Tata Cara Puasa Nisfu Syaban

Pelaksanaan puasa Nisfu Syaban dilakukan sebagaimana puasa sunnah pada umumnya. Berikut tata caranya:

  1. Membaca niat puasa sejak malam hari sebelum subuh.
  2. Menahan diri dari makan, minum, serta perbuatan yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga waktu magrib.
  3. Memperbanyak ibadah, seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur’an, dan berzikir.
  4. Berbuka puasa dengan makanan yang halal serta diawali dengan doa berbuka puasa.

Puasa Nisfu Syaban diharapkan menjadi sarana refleksi dan persiapan ruhani bagi umat Islam dalam menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Oktaviano