Pertemuan negara-negara anggota EU dan NATO yang akan menggenjot produksi senjata dan meningkatkan pengadaan senjata untuk membantu pertempuran Ukraina di garis depan. ANTARA/Xinhua/aa

Washington, Aktual.com – Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan sekutu-sekutu NATO mendukung Ukraina dengan menyediakan lusinan sistem pertahanan udara baru bersejarah kepada Kiev selama beberapa bulan mendatang untuk membantu mencegah serangan udara Rusia yang berkelanjutan.

“Sumbangan bersejarah peralatan pertahanan udara untuk Ukraina akan mencakup kontribusi dari Jerman, Italia, Belanda, Rumania, dan Amerika Serikat,” kata Biden dalam upacara memperingati ulang tahun ke-75 NATO di Washington, Selasa (10/7).

Jerman, Rumania, dan AS akan bersama-sama memberi Ukraina baterai Patriot tambahan, sementara Belanda dan “mitra lainnya” akan mengirimkan yang disebut dalam pernyataan pemimpin bersama sebagai “komponen Patriot” tambahan. Sedangkan Italia akan mengirimkan lima sistem SAMP-T tambahan yang akan dikontribusikan dalam upaya tersebut.

Namun demikian, ucap Biden, AS dan sekutu NATO-nya juga akan mengirim lusinan sistem pertahanan udara taktis tambahan ke Ukraina dalam beberapa bulan mendatang. Sistem tersebut di antaranya adalah sistem NASAMS, HAWKs, IRIS T-SLM, IRIS T-SLS dan Gepard.

Lebih lanjut Presiden Amerika Serikat itu juga merujuk pada pengumuman sebelumnya yang akan menghentikan ekspor ratusan amunisi pencegat pertahanan udara ke sekutu dan mitra lain serta akan mengalihkannya ke Kiev karena negara tersebut terus menghadapi rentetan serangan drone dan rudal balistik Rusia.

Ia menyatakan bahwa Rusia gagal dalam apa yang disebutnya sebagai “perang pilihannya” melawan Ukraina dan mengatakan bahwa dalam lebih dari dua tahun konflik tersebut, lebih dari 350.000 tentara telah terbunuh atau terluka.

“Hampir satu juta orang Rusia lainnya telah meninggalkan negaranya karena mereka tidak lagi melihat masa depan di Rusia,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Editor: Sandi Setyawan