Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari (kiri) bersama Kabag Humas BNN Kombes Slamet Pribadi (kanan) memberi keterangan terkait kasus dua pilot Susi Air di Jakarta, Senin (16/1/2017). Arman menegaskan, pilot Susi Air yang berinisial DA dan BA negatif narkoba. AKTUAL/Munzir

Jakarta, Aktual.com – Badan Narkotika Nasional bersama Bea dan Cuka mengamankan narkoba jenis baru dikirim dari Jerman di Hotel Narita Surabaya, Kamis (6/12) sekitar pukul 02.00 WIB.

“Hasil operasi BNN bersama Bea dan Cukai mengungkap peredaran gelap narkotika jenis ekstasi jaringan Kendari-Tanjung Pinang- Surabaya,” kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Polisi Arman Depari di Jakarta, Selasa (11/12).

Barang bukti yang berhasil disita di antaranya ganja cair sebanyak empat dus yang berisi 22 botol minyak dengan empat botol bermerek HEMPSEED/Canabis Sativa dipesan secara “online”. Barang dikirim melalui Retouren Service Centre c/o Deutsche Post GM GERMANY.

Dia menjelaskan, minyak ganja tersebut sudah diperiksa di Laboratorium BNN dengan kandungan Canabidiol dan Dronabinol yang merupakan narkotika jenis baru (New Psycoaktive Substances/NPS) Setelah terungkap pada 6 Desember, kemudian 7-9 Desember dilakukan penyerahan di bawah pengawasan ke Surabaya.

“Narkotika tersebut di’press’ dengan menggunakan mesin vakum dan ditempel di badan menggunakan korset (boddy wrapping”,” kata Arman.

(Bawaan Situs)