“Di bawah 10 milimeter per dasarian,” kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara Setyoajie Prayoedhi.

Setyoajie menambahkan, Banjarnegara memasuki puncak musim kemarau sejak awal Agustus 2019. “Saat ini sudah masuk puncak musim kemarau sehingga peluang hujan juga dalam kategori rendah,” katanya.

Dia mengimbau warga mewaspadai dan mengantisipasi dampak kekeringan seperti kekurangan air bersih dan kebakaran hutan dan lahan.

(Abdul Hamid)