BRI Microfinance Outlook 2025: Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
Dalam rangkaian acara ini, BRI juga menggelar BRI Microfinance Outlook 2025, sebuah forum diskusi yang membahas kondisi terkini serta strategi pembangunan ekonomi di Indonesia.
Berbeda dari forum sejenis, BRI Microfinance Outlook 2025 mengangkat tema “Empowering the People’s Economy: A Pillar for Achieving Inclusive & Sustainable Growth”, yang menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa UMKM memiliki peran krusial dalam perekonomian nasional.
“Di tengah ketidakpastian global, ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh stabil di kisaran 5 persen. Penguatan kesejahteraan yang dilakukan BRI melalui fokus pada UMKM, terutama di pedesaan, sangat kami apresiasi karena selaras dengan strategi pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional,” ujar Sri Mulyani.
Direktur Utama BRI, Sunarso, menambahkan bahwa melalui kehadiran para pemangku kebijakan dan pakar ekonomi dalam forum ini, diharapkan muncul gagasan strategis yang dapat menjadi solusi atas tantangan ekonomi global maupun domestik.
“Bagi BRI, hal ini menjadi aspek krusial dalam merumuskan strategic responses dan action plan guna mendukung Asta Cita, dengan menempatkan UMKM sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Sebagai forum berskala internasional, BRI Microfinance Outlook 2025 menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk ekonom, regulator, dan profesional dunia. Beberapa di antaranya adalah:
- Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan RI
- Albert Francis Park, Chief Economist of Asian Development Bank
- Paul Romer, peraih Nobel Ekonomi
- Harsha Rodrigues, Head of Regional Client Services di Women’s World Banking
Dengan menghadirkan berbagai perspektif dari para ahli, BRI berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem ekonomi yang lebih tangguh dan berdaya saing, serta memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Artikel ini ditulis oleh:
Arbie Marwan















