Jakarta, Aktual.com — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) mengangkat Sekretaris Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Didyk Choiroel, sebagai komisaris baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Keputusan tersebut dinilai mempertegas jalur koordinasi negara dalam mendukung pembiayaan Program 3 Juta Rumah melalui bank yang berfokus pada sektor perumahan tersebut.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, mengatakan perubahan susunan pengurus merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan untuk memperkuat tata kelola dan efektivitas pengambilan keputusan.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BTN untuk memperkuat struktur organisasi, meningkatkan sinergi antarfungsi, serta mempercepat pengambilan keputusan strategis,” ujar Nixon.

Ia menegaskan pengangkatan Didyk bukan menggantikan posisi komisaris yang ada, melainkan menambah lapisan pengawasan agar agenda perumahan pemerintah lebih terhubung dengan pelaksanaan bisnis BTN. Kehadiran pejabat kunci dari kementerian teknis diharapkan memperkuat keselarasan transformasi bisnis perseroan dengan agenda nasional.

Selain pengangkatan komisaris, RUPSLB juga menyetujui perubahan anggaran dasar perseroan guna menyesuaikan dengan Undang-Undang BUMN Nomor 16 Tahun 2025 serta menindaklanjuti surat Kepala BP BUMN Nomor 23/BPU/10/2025 tertanggal 28 Oktober 2025. Manajemen menyatakan penyesuaian tersebut wajib dilakukan agar dokumen dasar BTN sejalan dengan ketentuan regulasi terbaru.

Agenda lainnya adalah pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Menurut Nixon, langkah ini dilakukan agar proses persetujuan lebih efektif dan rencana kerja dapat dieksekusi tepat waktu.

Di tengah pembaruan tata kelola tersebut, Nixon menyampaikan kinerja keuangan BTN hingga akhir 2025 tetap solid. Total aset perseroan tercatat tumbuh sekitar 8,6 persen secara tahunan menjadi kurang lebih Rp510 triliun.

“Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi kredit dan dana pihak ketiga yang tetap terjaga kualitasnya. Rasio keuangan kami juga berada di atas ketentuan minimal regulator,” kata Nixon.

Perubahan susunan pengurus akan efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan melalui uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

Susunan Dewan Komisaris BTN:

– Komisaris Utama: Suryo Utomo

– Wakil Komisaris Utama: Dwi Ary Purnomo

– Komisaris: Fahri Hamzah

– Komisaris: Didyk Choiroel

– Komisaris Independen: Ida Nuryanti

– Komisaris Independen: Pietra Machreza Paloh

– Komisaris Independen: Panangian Simanungkalit

 

Susunan Direksi BTN:

– Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu

– Wakil Direktur Utama: Oni Febriarto Rahardjo

– Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

– Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti

– Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho

– Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo

– Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa

– Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan

– Direktur Commercial Banking: Hermita

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi