Kaior, Aktual.com – Sebelum kedatangan Bulan Suci Ramadhan, rakyat Mesir memenuhi pasar lokal untuk membeli lentera warna-warni, yang dalam Bahasa Arab disebut “fanoos”, buat anak mereka atau digunakan sebagai hiasan rumah dan tempat kerja.
Buat rakyat Mesir, membeli fanoos nyaris menjadi keharuan sebab itu telah menjadi tradisi selama berabad-abad.
Lentera tersebut, yang kebanyakan buatan tangan, menghiasi jalan dan lorong sempit semua kota besar di Mesir selama bulan paling suci umat Muslim –yang dimulai pada Kamis.
Selama Ramadhan, umat Muslim tidak makan, minum, merokok dan tidak melakukan hubungan badan mulai fajar sampai Matahari terbenam.
Di Ibu Kota Mesir, Kairo, membeli lentera yang bagus layak buat kunjungan yang melelahkan ke pasar yang padat pengunjung di Permukiman Sayyida Zainab, pasar lentera terbesar di Kairo.
Meskipun tahun ini terjadi kenaikan mencolok harga lentera, rakyat Mesir dari segala lapisan mendatangi pasar untuk membeli fanoos buat anak mereka serta menghiasi bagian depan dan dalam rumah mereka.
Artikel ini ditulis oleh:
Andy Abdul Hamid
















