Langkah pembaruan itu, yang didukung oleh pinjaman bernilai 12 miliar dolar AS dari Dana Moneter Internasional, di tengah kekurangan dolar, yang nilai tukarnya naik dari delapan jadi 18 pound Mesir, mengakibatkan inflasi yang tak pernah terjadi sebelumnya dan kenaikan harga setiap komoditas di negara Arab paling pada penduduk tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid