Jakarta, Aktual.co —Seorang perempuan yang diduga kuat sebagai Hayat Boumeddiene, istri pelaku penyanderaan Yahudi di Paris beberapa pekan lalu, muncul di video terbaru kelompok militan Islamic State (ISIS). Video berjudul “Ledakkan Perancis 2” muncul pada Selasa kemarin, dan memperlihatkan sejumlah militan yang memuji rentetan teror di Perancis dan mendorong dilakukannya serangan baru.
“Jika kalian berjuang untuk demokrasi, kami akan berjuang untuk Islam,” ucap militan ISIS dalam video terbaru. “Kami akan bereaksi atas setiap kejahatan yang kalian lakukan. Kalian mengambil hak kami. Karena itu, kalian tidak dapat hidup dengan tenang.” Seorang perempuan, mengenakan baju ala militer dengan senapan AK-47 dan penutup muka, berdiri di samping militan yang menjadi pembicara.
“Otoritas Prancis sedang menyelidiki kemungkinan perempuan itu sebagai Hayat Boumeddiene,” ucap seorang sumber pada CNN, Rabu (4/2/2015). Perancis memburu Boumeddiene yang diyakini berada di Suriah. Dia menikah dengan Amedy Coulibaly, pria yang membunuh empat tawanan Yahudi di supermarket Kosher di Paris pada 9 Januari. Pelaku ditembak mati aparat, sementara tawanan tersisa berhasil melarikan diri. Penyanderaan di supermarket terjadi satu hari setelah pembantaian di kantor surat kabar Charlie Hebdo. Total 17 orang tewas dalam rentetan teror selama tiga hari di Perancis.

















