Prancis, Aktual.com – Serikat CGT mengatakan 16 dari 19 staf pembangkit nuklir Perancis telah memilih untuk mogok satu hari.

Dikutip dari situs berita bbc.news, Serikat CGT ingin pemerintah untuk segera membalikkan reformasi tenaga kerja yang kontroversial dan melalui parlemen awal bulan ini.

Serikat CGT juga menyerukan aksi protes di kota-kota di Perancis.

Aksi yang memicu kemarahan Serikat CGT ini di karenakan Pemerintah memaksa reformasi tenaga kerja yang merugikan buruh melalui parlemen tanpa pemberitahuan.

Reformasi Prancis Tagihan Tenaga Kerja

1. Minimal 35 jam seminggu tetap di tempat kerja, Perusahaan dapat bernegosiasi dengan serikat pekerja lokal untuk jam lebih atau paling tidak dari minggu ke minggu, hingga maksimal 46 jam.

2. Perusahaan diberi kebebasan yang lebih besar untuk mengurangi gaji

3. Hukum memudahkan kondisi untuk merumahkan pekerja sangat diatur di Perancis. Diharapkan perusahaan akan mengambil lebih banyak orang jika mereka tahu bahwa mereka dapat melepaskan pekerjaan dalam kasus pengurangan pekerja.

4. Pengusaha diberikan kelonggaran lebih untuk bernegosiasi liburan dan cuti khusus, seperti bersalin atau untuk menikah.

()