Jakarta, Aktual.com – Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen, akan bergabung dengan Brookings Institution, sebuah kelompok pemikir (tink tank) yang berbasis di Washington, mulai 8 Februari, ketika masa jabatannya sebagai ketua Fed berakhir minggu ini.

Yellen akan bergabung dengan Brookings sebagai Distinguished Fellow in Residence dengan program Studi Ekonomi dan sebuah tim dari beberapa ekonom terkemuka lainnya, termasuk mantan ketua Fed Ben Bernanke, kata think tank tersebut dalam sebuah pernyataan pada Jumat (2/2).

Masa jabatan Yellen sebagai ketua Fed akan berakhir pada 3 Februari. Presiden Donald Trump menunjuk Gubernur Fed Jerome Powell menggantikan Yellen untuk memimpin bank sentral AS. Powell akan mengambil posisi ketua Fed mulai 3 Februari.

Sebagai ketua Fed, Yellen telah membimbing ekonomi menuju jalur yang sehat. Perekonomian AS telah berkembang lebih dari delapan tahun, ekspansi ekonomi terpanjang ketiga dalam sejarah Amerika.

Tingkat pengangguran turun menjadi 4,1 persen pada Januari tahun ini dari 6,7 persen saat dia memimpin bank sentral pada Februari 2014.

Dia juga berhasil memimpin bank sentral untuk menarik diri dari program pelonggaran kuantitatif, secara bertahap menaikkan suku bunga dan menurunkan neraca keuangan Fed tanpa memicu gejolak pasar.

“Yellen telah melakukan pelayanan yang baik kepada negaranya – ekonomi dan rakyat Amerika berada di tangannya yang baik dengan dia di kemudi bank sentral kami,” kata Presiden Brookings John Allen dalam pernyataanya.

Dari pengangkatannya di Brookings, Yellen mengatakan dalam pernyataan yang sama bahwa “Saya senang bisa bergabung dengan Brookings Institution. Saya berharap dapat terus mempelajari ekonomi, terutama isu-isu yang berkaitan dengan pasar tenaga kerja, dan berkontribusi pada debat kebijakan publik mengenai berbagai masalah ekonomi.”

(Eka)