Jakarta, aktual.com – Perusahaan farmasi asal China BrightGene Bio-Medical Technology (BGBMT) Co Ltd membangun pabrik senilai Rp580 miliar di Karawang, Jawa Barat.

“Hal itu merupakan bagian dari wujud kerja sama konkret RI-RRT pada tingkatan B-to-B (business to business) yang akan berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan Indonesia terhadap bahan baku aktif obat-obatan farmasi,” kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Selasa (13/8).

Ia berharap pembangunan pabrik farmasi tersebut dapat meningkatkan devisa negara, menciptakan lapangan kerja, dan membuka kesempatan transfer teknologi dari China ke Indonesia.

Pembangunan pabrik yang berdiri di atas lahan di kawasan Karawang New Industry City (KNIC) seluas 25.000 meter persegi itu akan memakan waktu selama 10 tahun.

Pabrik tersebut mencakup pembuatan zat obat-obatan untuk produk onkologi dan antivirus berkualitas dan berteknologi tinggi serta pabrik formulasi untuk produk-produk sitotomeksik dan hormon.

Direktur Utama BGBMT Co Ltd Yuan Jiandong berharap dengan adanya pabrik barunya di Karawan itu nantinya akan menjadi pemasok independen utama produk-produk dan bahan baku aktif obat farmasi untuk memenuhi permintaan pasokan obat dalam negeri Indonesia yang meningkat dan berkontribusi secara positif dalam meningkatkan kerja sama melalui pertukaran teknologi, sumber daya, dan ilmu pengetahuan antara Indonesia dan China.

Menurut dia, bahan-bahan baku aktif farmasi yang akan diproduksi akan memiliki kualitas dan standar teknologi tertinggi sehingga berstandar kualitas internasional.

BGBMT Co Ltd merupakan perusahaan pengembang obat-obatan yang berfokus pada penelitian dan pengembangan yang didirikan oleh Yuan Jiandong pada tahun 2001 dengan fokus utama pada pembuatan bahan baku aktif obat farmasi yang kompleks dan berkualitas tinggi.

Ant.

(Zaenal Arifin)