Jakarta, Aktual.comGerakan Mahasiwa Kristen Indonesia (GMKI) akan menggelar Kongres ke-XXXVIII pada tanggal 22 sampai dengan 30 November 2022 di Toraja, Sulawesi Selatan.

Setidaknya terdapat delapan bakal calon Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI yang berkemungkinan akan bertarung di kongres kali ini.

Salah satunya Christian Patricho Adoe atau yang akrab disapa Rico, yang berasal dari Cabang Jakarta Barat.

Ketua Badan Pengurus Cabang GMKI Jakarta Barat, Gino Izhaac Jhordie Manutilaa memperkirakan Kongres ke-XXXVIII akan dihadiri oleh 116 cabang GMKI se-tanah air. Menurut Gino, dirinya beserta dengan tim sukses termasuk Rico sendiri telah bekerja untuk menggalang dukungan dari cabang-cabang.

“Puji Tuhan saat ini penerimaan mayoritas cabang-cabang terhadap Rico sangat baik. Menurut catatan tim kami, puluhan cabang telah menyatakan sikap tidak hanya sekedar mendukung, tetapi juga bekerja memaksimalkan perolehan suara,” kata Gino saat dikonfirmasi Rabu, (16/11).

Gino menjelaskan, dukungan cabang-cabang terhadap Rico tidak terlepas dari sosok mahasiswa Magister Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) ini yang dianggap cerdas, humble dan mampu merangkul berbagai kelompok.

Rico juga dianggap antitesa dari hegemoni kelompok tertentu yang ingin selalu menguasai GMKI. Gino yakin pihaknya mampu memenangkan pertandingan.

“Oleh karena itu kami memohon dukungan dan doa dari semua cabang, seluruh lapisan senior dan siapapun yang masih cinta terhadap GMKI. Bagi kami GMKI adalah rumah bersama. Bersama ini artinya seluruh kader dan seluruh cabang yang ada di GMKI tanpa membeda-bedakan. Semua harus tumbuh dan besar secara bersama-sama di ‘rumah’ kita,” tegas Gino.

Diwawancarai secara terpisah, bakal calon Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Christian Patricho Adoe atau Rico mengaku, siap bertarung dalam Kongres ke-XXXVIII GMKI di Toraja. Disela-sela kesibukannya sebagai pengacara, untuk memantapkan niatnya tersebut, Rico menyempatkan diri roadshow ke cabang-cabang GMKI.

“Benar. Saat ini saya masih di daerah, tujuannya untuk menyerap aspirasi, menangkap kegelisahan dari teman-teman di cabang terhadap kondisi kebangsaan kita dan kondisi GMKI hari ini. Selain menyampaikan pokok-pokok pikiran dan meminta dukungan, saya juga mendapatkan ide dan masukan dari para pimpinan cabang GMKI dan senior. Justru saya bersyukur karena banyak belajar dari mereka,” kata Rico

Dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Riko mengusung tagline “SinergiGMKI”. Menurutnya, “SinergiGMKI” mengandung makna yang kuat dalam konteks kebersamaan, harmonisasi dan optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh GMKI untuk membangun arah gerak organisasi di tengah-tengah medan layannya yaitu masyarakat, gereja dan perguruan tinggi.

“GMKI ini organisasi besar. Jumlah kadernya mungkin sudah puluhan ribu atau bahkan ratusan ribu yang tersebar di banyak tempat dan banyak profesi. Ini harus terkonsolidasi dengan baik demi terwujudnya kedamaian, kesejahteraan, keadilan, kebenaran, keutuhan ciptaan dan demokrasi di Indonesia berdasarkan kasih. Sebab ini adalah pesan dari para pendahulu yang harus saya tunaikan,” tegas Rico.

(Wisnu)