Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) bersama rombongan usai masukan berkas partainya ke KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8).
Presiden PKS Ahmad Syaikhu (tengah) bersama rombongan usai masukan berkas partainya ke KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/8).

Jakarta, Aktual.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan pendaftaran calon peserta pemilu di hari pertama menunjukkan kesiapan partai tersebut mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kami sengaja mendaftar di hari pertama ini agar menunjukkan bahwa PKS siap untuk mengikuti Pemilu 2024 yang akan datang,” kata Syaikhu di Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (1/8).

Menurut Syaikhu, mereka telah membawa data dan dokumen lengkap sebagaimana yang dipersyaratkan oleh KPU. Dia juga menyatakan pihaknya telah memasukkan data ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) secara tuntas.

“Hari ini, secara online kami sudah memasukkan data-data ke dalam Sipol, dan alhamdulillah memenuhi sesuai dengan amanah dari aturan perundang-undangan,” tambahnya.

Undang-Undang Pemilu pasal 172 menyebutkan sejumlah syarat bagi partai politik untuk menjadi peserta pemilu. Diantaranya adalah memiliki kepengurusan dari tingkat pusat hingga kecamatan, memiliki keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan partai hingga memiliki minimal seribu kader di tiap kabupaten/kota.

Ahmad Syaikhu juga mengapresiasi KPU RI yang telah menerima mereka dengan ramah saat proses pendaftaran. Dia pun berharap Pemilu 2024 bisa berjalan secara jujur dan adil.

“(KPU) Menerima kami dengan penuh kehangatan persahabatan dan mudah-mudahan ini menjadi titik awal penyelenggaraan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan profesional jujur adil dan meningkatkan demokrasi Indonesia,” ujar Syaikhu.

PKS mendaftar ke Gedung KPU RI di Jakarta dengan membawa iringan pawai budaya Betawi Palang Pintu. Menurut Syaikhu, hal sebagai bentuk menghargai adat istiadat daerah di Indonesia.

“Iya, kami (juga) bersalawat tadi semenjak semalam hingga hadir di KPU agar memotivasi, agar ke depan lebih damai dan tenteram,” ungkapnya.

(Arie Saputra)