Lebak, aktual.com – Kantor Kementerian Agama mencatat daftar tunggu pemberangkatan haji di Kabupaten Lebak, Banten, untuk melaksanakan Rukun Islam ke lima ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, mencapai 20 tahun dari jumlah pendaftar sebanyak 14.000 orang.

“Kami mendorong warga yang mampu ekonomi segera mendaftarkan calon haji karena berpengaruh pada meningkatnya kuota haji sehingga mempercepat daftar tunggu keberangkatan ke Tanah Suci,” kata Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak Humaedi Hakim di Lebak, ditulis selasa [09/3].

Selama ini, kata dia, minat warga di Kabupaten Lebak untuk melaksanakan rukun Islam itu masih rendah karena dari jumlah penduduk 1,2 juta jiwa yang masuk daftar tunggu haji dari Agustus 2012 sampai Desember 2019 mencapai 14.000 orang.

Dari 14.000 daftar tunggu haji itu, mereka sudah terdaftar secara online dengan sistem komputerasi terpadu hingga keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah selama 20 tahun atau sampai Tahun 2040.

Penyebab panjangnya antrean tersebut, kata dia, akibat terbatasnya kuota untuk Kabupaten Lebak sekitar 700 orang/tahun yang diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah.

Karena itu, Kemenag Lebak mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran untuk melaksanakan ibadah haji bagi warga yang mampu secara ekonomi.

Apabila, pendaftar haji tersebut meningkat, kata dia, tentu bisa mempersingkat daftar tunggu, karena secara otomitas kuota calon keberangkatan haji untuk Kabupaten Lebak akan bertambah.

“Saya kira jika pendaftar haji secara online itu meningkat dipastikan kuota bertambah hingga ribuan orang/tahunnya,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, saat ini, masyarakat yang mendaftar calon haji di Kabupaten Lebak jumlahnya antara 15 sampai 20 orang per hari.

Sebagian besar calon haji berprofesi pedagang, petani dan pegawai negeri sipil (PNS).

Namun, hingga saat ini minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah itu relatif kecil, terlebih dampak bencana banjir bandang dan longsor.

Ia mengatakan warga yang tinggal di enam kecamatan akibat terdampak bencana alam dipastikan banyak yang tidak mendaftar sebagai calon haji.

Sementara itu, calon haji 2020 diingatkan agar menjaga stamina atau kesehatan karena ibadah haji membutuhkan fisik yang baik karena banyak mengeluarkan tenaga.

“Kami minta para calon haji tetap menjaga kesehatan agar mereka nanti bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik,” kata Humaedi,

(Eko Priyanto)