Cirebon, Aktual.com – Polresta Cirebon, Jawa Barat kembali membagikan bantuan paket sembako dan juga makanan siap saji kepada warga yang terdampak secara langsung pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat.

“Kami membagikan 500 paket bantuan beras kepada masyarakat di Desa Kepunduan, dan kami juga berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendata warga yang akan diberikan bantuan,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman di Cirebon, Minggu (11/7).

Arif menyerahkan langsung bantuan beras kepada warga di Desa Kepunduan, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, dan bersama anggota mendatangi satu per satu rumah-rumah warga desa tersebut.

Menurutnya, sasaran kegiatan Polresta Cirebon Peduli di antaranya warga yang menjalani isolasi mandiri, warga terdampak PPKM darurat, dan warga yang berada di kawasan kumuh.

“Selain itu, kami juga membagikan 300 kilogram beras kepada warga yang melaksanakan isolasi mandiri menggunakan ATM Beras. Bantuan itu didistribusikan di Perumahan GSI, Perum Sentani Regency, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon,” ujarnya

Dia menambahkan selain memberikan paket sembako dan beras, pihaknya juga membagikan 500 paket makanan siap saji kepada masyarakat yang terdampak penyekatan PPKM darurat di sejumlah titik. Sasarannya, kata Arif, adalah para tukang becak, pengemudi ojek daring, sopir angkutan umum, juru parkir, dan lainnya.

Arif berharap kegiatan tersebut membuat keluarga besar Polresta Cirebon dan komponen masyarakat lainnya dapat membangun kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

Pihaknya meyakini jika kegiatan semacam itu diikuti instansi atau tokoh masyarakat lainnya, maka semangat kepedulian dan kebersamaan menjadi sebuah komitmen di Kabupaten Cirebon, sehingga warga yang menjalani isolasi mandiri pun kebutuhannya terpenuhi meski tidak dapat beraktivitas untuk sementara waktu.

“Bantuan ini akan disalurkan secara rutin kepada warga yang membutuhkan. Kami berharap kegiatan ini menginspirasi pihak lain untuk turut berbagi dengan orang-orang di sekitarnya,” kata Arif.

(Antara)

(Wisnu)