Jakarta, Aktual.co — Mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana merupakan orang pintar yang mengerti hukum. Sebab itu jika dirinya merasa tidak bersalah, semestinya Denny memenuhi panggilan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.
Penyidik Bareskrim Polri diketahui menjadwalkan pemeriksaan terhadap Denny pada hari Jumat ini. Denny sebagai Terlapor atas perkara dugaan tindak pidana korupsi Payment Gateway saat menjabat sebagai Wamenkumham.
“Dia ini kan mengerti hukum, harusnya dia hadir. Dia ini mantan menteri hukum dan pasti menjadi contoh masyarakat. Kalau seperti ini gimana? Nanti dicontoh sama masyarakat, gimana?,” kata pengamat politik Universitas Indonesia Arbi Sanit kepada wartawan, Jumat (6/3).
Menurutnya, jika memang Denny tidak bersalah atas kasus dugaan korupsi Payment Gateway, seharusnya Denny berani memberikan keterangannya kepada penyidik
“Sekalipun dia dapat tuduhan tidak benar, ya dia harus beri penjelasan,” tegasnya.
Ia menyayangkan orang sekelas Denny sewaktu-waktu sampai diberitakan dijemput paksa oleh pihak Bareskrim Polri. Yakni setelah dipanggil tiga kali mangkir. Arbi berharap pada panggilan selanjutnya, Denny bisa memenuhi Bareskrim Polri untuk memberikan penjelasan.
“Tinggal menjelaskan saja apa susahnya, dana darimana, kemana, terus jelaskan arahnya kemana,” kata dia.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby

















