Jakarta, Aktual.co — Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menanggapi komentar calon pimpinan KPK Robby Arya Brata yang menyebut saat ini sloidaritas pimpinan KPK itu tidak kuat.
“Menurut saya sampai saat ini solid,” kata Deputi Bidang Penceganan itu di kantornya, Kamis (4/12).
Diketahui saat sesi menjawab dalam uji fit and proper test, Robby mengaku telah menerima sms dari internal KPK, bunyi sms itu menurut Robby adalah mengucapkan selamat atas terpilihnya menjadi calon pimpinan KPK dan mengarapkan melakukan perubahan dan perbaikan jika terpilih menjadi pemimpin KPK. Pesan singkat itu menurut Robby diterima pada 18 Oktober silam.
Robby menduga dengan masuknya pesan singkat itu bisa dilihat kalau soliditas pimpinan KPK itu tidak kuat. Seharusnya, kata dia, pesan singkat seperti ini tidak perlu diumbar kepada dia yang notabene adalah orang luar KPK.
Robby juga menyindir kekuatan pencegahan KPK soal korupsi dinilainya lemah. Padahal, lembaga pimpinan Abraham Samad Cs itu banyak menerima masukan untuk kebaikan institusi namun tidak ditanggapi.
Sebagai Deputi Pencegahan KPK, Johan budi mengatakanRobby hendaknya mendefinisikan terlebih maksud dia mengatakan pencegahan KPK itu lemah.
“Lemah itu seperti apa, jangan karena ketidaktahuan dia, mengatakan KPK lemah, jangan asal berkomentar,” tegas Johan Budi.
Tidak hanya itu, Johan Budi pun menantang Robby untuk mengungkapkan identitas si pengirim SMS ke publik, untuk mengetahui kebenaran apakah memang pegawai KPK atau bukan.
“Kita sekarang era keterbukaan kalau memang ada pegawai SMS ke dia sampaikan ke publik saja, biar bisa diukur benar gak dia pegawai KPK, kalau dia benar apa memang itu yang terjadi di KPK,” tandasnya.
Artikel ini ditulis oleh:
Wisnu
















