Bandung, Aktual.com – Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung E Suryaman akan memanggil sejumlah dinas di Pemkot Bandung terkait bencana banjir yang terjadi pada Senin (24/10).

“Dewan akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membahas permasalah banjir yang terjadi di Kota Bandung, khususnya yang terjadi di Pasteur dan Pagarsih,” kata E Suryaman di Bandung, Selasa (25/10).

Dia menyebutkan, pemanggilan itu tak hanya untuk kejadian itu saja, tapi juga membahas masalah penanganan serupa di sejumlah titik rawan banjir lainnya di Kota Kembang.

Menurut dia, perlu ada solusi cepat untuk penanganan banjir agar kasus serupa tidak terulang lagi. Di lain pihak, upaya untuk perbaikan saluran drainase di Kota Bandung sedang dilakukan.

Penanganan banjir di Kota Bandung telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Bandung 2003-2018 yang ditargetkan tuntas pada 2016, namun di lapangan terjadi banjir yang bahkan lebih hebat.

Kota Bandung memiliki anggaran besar untuk penuntasan masalah infrastruktur jalan dan pengairan. Dia pun meminta masalah itu menjadi prioritas.

Peristiwa banjir di Kota Bandung terjadi pada Senin (24/10) siang di sejumlah titik di Kota Bandung antara lain di Jalan Setiabudi, Pasteur dan Pagarsih akibat luapan sungai di sana.

Dari kejadian, itu, seorang pria meninggal dunia di kawasan Jalan Setiabudi karena terperosok masuk ke dalam saluran air saat akan menolong seorang ibu yang terseret banjir bandang di jalan menuju kawasan Lembang itu.

Selain itu E Suryaman juga mendesak Pemprov Jabar untuk lebih tegas dalam memberikan perlindungan terhadap kawasan Bandung utara, antara lain lebih memperketat izin pembangunan.

(Wisnu)