Surabaya, Aktual.com – Pimpinan DPRD Kota Surabaya, meminta aparat kepolisian dan pihak terkait mengusut tuntas dan transparan kasus pengemudi mobil Lamborghini, Wiyang Lautner yang terlibat kecelakaan pada Minggu (29/11) hingga mengakibatkan seorang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi, biar masyarakat bisa merasakan bahwa hukum itu bisa berjalan tidak pandang bulu, kaya atau miskin, kalau salah ya salah,” kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Aden Darmawan di Surabaya, Sabtu (5/12).

Menurut dia, kecelakaan yang terjadi di Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya pada Minggu (29/11) merupakan faktor human eror atau kelalaian dari pengemudi mobil.

“Tentunya polisi harus transparan, jangan nanti masyarakat akan menilai ternyata hukum bisa dibeli,” katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menekankan agar hukum tetap ditegakkan. “Adanya hukum, untuk ditegakkan, bukan untuk dijual belikan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh: