Suasana museum lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (27/11/2017). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup turun tipis sebesar 2,553 poin atau setara dengan 0,042% ke level 6.064,58. Tren negatif bursa saham Tanah Air sepanjang hari terjadi di tengah ambruknya bursa saham Asia. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu bergerak menguat terbatas dikarenakan investor masih berhati-hati terhadap sentimen perang dagang yang masih bergulir.

Pada sesi perdagangan pagi ini (11/9), IHSG dibuka menguat 6,19 poin atau 0,10 persen menjadi 6.342,86. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,07 poin atau 0,11 persen menjadi 993,93.

“Pola gerak IHSG Rabu (11/9) masih berpotensi untuk melanjutkan kenaikan meski hanya bersifat jangka pendek,” kata Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya.

Menurut dia, kondusifnya bursa regional menjadi salah satu faktor yang menopang pergerakan IHSG. Namun di sisi lain, investor masih berhati-hati terhadap sentimen perang dagang yang masih terus berlanjut, selain itu investor juga masih dibayangi ancaman potensi resesi ekonomi global.

“Secara teknikal, IHSG akan bergerak di kisaran 6.224-6.372 poin pada hari ini (11/9),” katanya.

(Abdul Hamid)