Jakarta, Aktual.com – Pemerintahan Prabowo Subianto menjadikan ekonomi rakyat sebagai poros utama kebijakan pembangunan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Langkah ini diambil untuk memastikan pemerataan kesejahteraan benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Anto Sudarto, menilai Indonesia tetap berada dalam kondisi stabil dan optimistis meski dunia menghadapi tekanan ekonomi dan berbagai bencana. Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari kepemimpinan nasional yang kuat.

“Situasi global memang penuh ketidakpastian, ditambah berbagai bencana di sejumlah negara. Namun Indonesia masih relatif stabil dan optimis untuk terus maju karena kepemimpinan Presiden Prabowo yang kuat dan fokus pada kepentingan rakyat,” ujarnya dalam Forum Economic Outlook 2026 oleh GREAT Institute, di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Lebih lanjut, pemerataan kesejahteraan menjadi benang merah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo sejak tahun pertama. Hal ini dibuktikan melalui berbagai program kerakyatan prioritas yang langsung menyentuh masyarakat bawah.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 53 juta penerima tidak hanya meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat dari petani, UMKM, hingga distribusi lokal.
Di sektor pendidikan, pemerintah mendorong pemerataan akses melalui pembangunan dan perbaikan sekolah rakyat serta menargetkan pembangunan sekitar 300 ribu jembatan penghubung menuju sekolah di seluruh Indonesia.

“Jembatan-jembatan ini sederhana, tapi dampaknya besar. Anak-anak SD di desa bisa berangkat sekolah dengan aman, tidak harus menyeberang sungai atau kehujanan, ini bentuk kehadiran negara yang nyata,” kata Anto.

Selain pendidikan, penguatan ekonomi desa dilakukan lewat pengembangan koperasi desa yang ditargetkan menjangkau puluhan ribu unit. Kebijakan tersebut membuat desa mulai berperan sebagai penggerak ekonomi lokal, bukan sekadar penerima bantuan.

Di sektor industri, pengembangan mobil nasional dinilai mendukung pemerataan melalui penciptaan lapangan kerja baru di daerah. Ia berharap arah kebijakan pemerintahan Prabowo menunjukkan keberpihakan pada ekonomi rakyat.

“Ideologi ekonomi rakyatan itu kini tidak lagi sebatas wacana, tetapi mulai diwujudkan,” tuturnya.

(Nur Aida Nasution)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain