Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden yang juga sebagai senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, mengungkapkan bahwa, islah partai berlambang pohon beringin itu di kediaman dinasnya, Sabtu (30/5) dilakukannya sebanyak enam ronde.
“Setelah enam ronde, tiga kali bertemu dengan Pak ARB (Aburizal Bakrie) dan tiga dengan Pak Agung Laksono. Dari situ disepakati, menggabungkan upaya kita tetap satu seperti dulu, untuk hadapi pilkada,” kata JK dalam pidato pembukaannya.
Kesepakan untuk islah ini, ternyata bukan mempersatukan kepengurusan dari dua kubu, melainkan bersatu untuk membentuk sebuah tim yang akan mempersiapkan Partai Golkar untuk bisa mengikuti Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.
Kesepakatan ini ditandatangani oleh Aburizal Bakrie dan Agung Laksono sebagai ketua umum dari masing-masing kubu Munas. Idrus Marham dan Zainuddin Amali sebagai sekretaris jendral.
Beberapa kader Golkar dari kedua kubu turut menyaksikan penandatanganan. Mereka di antaranya, Yorrys Raweyai, Ade Komaruddin, Airlangga Hartanto, Tjitjip Sutardjo, Priyo Budi Santoso, MS Hidayat dan sekitar 15 kader lainnya.
Artikel ini ditulis oleh:

















