Warga melihat Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang didatangkan dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas Kabupaten Siak, di kawasan permukiman penduduk di Pekanbaru, Riau, Minggu (28/2). Lembaga Konservasi Dunia International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyatakan Gajah Sumatra termasuk dalam daftar merah salah satu spesies yang terancam punah akibat kerusakan dan berkurang habitat alami, serta praktik perburuan liar dan perdagangan ilegal untuk diambil gading dan bagian tubuh lainnya. ANTARA FOTO/Rony Muharrman/kye/16

Banda Aceh, Aktual.com – Pasangan petani Nilam Sari (36) dan Alamsyah (34) diseruduk gajah liar di areal perkebunan dan atau persawahan miliknya, Desa Babah Jurong, Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa (12/1) sore.

Kejadian berawal saat kedua pasangan suami istri tersebut pergi ke kebun untuk menanam padi. Tiba – tiba datang seekor gajah liar mendekati dan menghadang Alamsyah dan Nilam Sari serta mengejar mereka.

Alamsyah berhasil mengelak dari serudukan gajah liar, namun istrinya Nilam tidak dapat mengelak. Nilam terkena serudukan gading dengan belalai gajah hingga terpental sejauh 3 meter.

Melihat istrinya terpental, Alamsyah pun membopong istrinya dan lari ke kawasan pemukiman penduduk di desa itu. Warga sekitar yang melihat kejarian itu langsung berkumpul dan mengusir gajah dengan meledakan mercon.

Kapolsek Mila Iptu Anwar mengatakan, korban diseruduk gajah liar saat ia pergi ke kebun bersama suaminya untuk mengecek tanaman padi. Naas, setibanya di lokasi korban di seruduk gajah liar.

“Bahu kanan tangannya terkilir akibat terhempas saat diseruduk gajah,” terang Anwar.

Dari kejadian tersebut Kapolsek selanjutnya berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Mila untuk penghalauan gajah.

“Agar tak terjadi korban lagi,” pungkas Kapolsek.

(Masriadi Sambo)

Artikel ini ditulis oleh: