Orang-orang menunggu tes COVID-19 di distrik Queens, New York, Amerika Serikat, 29 Desember 2021. (Xinhua/Wang Ying)

Semarang, Aktual.comKasus harian Covid-19 mengalami peningkatan usai munculnya varian baru Omicron XBB.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun langsung memberikan mengimbau kepada masyarakat agar tidak menyepelekan protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Ganjar, seusai mengikuti Rakor perkembangan pandemi Covid-19 dan rencana penghentian PPKM level, secara daring yang dipimpin Menko Marves.

“Pertama yang penting kita tetep pruden, kita nggak boleh sepelekan. Meskipun banyak informasi yang masuk bahwa varian ini tidak berbahaya,” tegas Ganjar dalam keterangannya, Jumat (4/11).

Ganjar tak menampik faktanya saat ini kasus harian bertambah. Bahkan angka kematian dan BOR-nya juga bertambah.

“Kami cek sekali lagi harus hati-hati, banyak di antara mereka yang komorbid. Jadi penyebabnya sebenarnya yang mana, komorbidnya atau ini (varian baru),” katanya.

Ganjar juga sepakat mengikuti keputusan Menko Marinves dengan melanjutkan PPKM. Sejalan, edukasi dan sosialisasi dilakukan agar masyarakat tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

“Kuncinya hanya dua, satu pakai masker, dua segera booster. Masker booster itu kita jadikan satu paket, membangun kesadaran diri,” tegasnya.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, stok vaksin booster saat ini tercukupi. Ganjar menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang merespon cepat permintaan dari Jawa Tengah.

“Nanti kita dari dinas akan melakukan percepatan, tapi seluruh rumah sakit jangan ambil risiko. Semua mesti siaga,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng Yunita Dyah Suminar, melaporkan kepada Ganjar, saat ini stok vaksin booster tersedia 267.930 dosis dan didistribusi ke 35 kabupaten kota.

“Meskipun jumlahnya tidak sebanyak yang kita mau, tapi itu dihabisin dulu udah bagus. Tinggal kita ngeliat daerah-daerah yang memang masih rendah, maka kita tugaskan dengan kekuatan yang ada, dan selama ini udah punya pengalaman, genjot aja,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat ini jumlah kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah per Kamis 3 November 200 terdapat 577 kasus. Rinciannya, jumlah dirawat 381 kasus, sembuh 184 kasus, dan yang meninggal 12 kasus.

(Wisnu)