Siswa mengembalikan ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 13 Depok, Jawa Barat, Senin (6/10/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Siswa mengembalikan ompreng makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 13 Depok, Jawa Barat, Senin (6/10/2025). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU

Jakarta, Aktual.com – Dari Januari ingga 27 April 2026, realisasi kumulatif anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencapai Rp70,2 triliun.

Nilai tersebut setara 20,9% dari total pagu anggaran MBG yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp335 triliun.

Dalam presentasi yang dibagikan oleh Kementerian Keuangan kepada media, Kamis (30/3/2026) terrcatat kenaikan realisasi anggaran tercatat mulai melandai.

Pertumbuhan realisasi pada Februari mencapai 99,36%, kemudian lebih rendah menjadi 41,99% pada Maret dan kembali turun menjadi 26,85% pada April 2026.

Di sisi penerima manfaat, program MBG telah menjangkau 61,96 juta orang hingga akhir April 2026 melalui 27.735 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sebagian besar penerima berasal dari kelompok siswa yang mencapai 48,9 juta orang. Sementara itu, penerima non-siswa tercatat 13,1 juta orang.

Jumlah penerima manfaat program ini terus meningkat dibanding Oktober tahun lalu yang baru mencapai 39,7 juta penerima.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan mencatat belanja total hingga Akhir Maret 2026 mencapai Rp815 triliun atau tumbuh 31,4% (yoy) dari periode yang sama tahun lalu sekitar Rp620,3 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara hanya terealisasi Rp574,9 triliun, dengan mayoritas disumbang oleh pajak yakni Rp462,7 triliun atau tumbuh 14,3% dari Maret tahun lalu yakni Rp404,7 triliun.

Dengan demikian defisit sampai Maret 2026 tercatat mencapai Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Artikel ini ditulis oleh:

Eroby Jawi Fahmi