Jakarta, Aktual.com – Sekelompok massa dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor DKI Jakarta menyegel tiga outlet Holywings yang ada di kawasan Jakarta, Jum’at (24/6). Penyegelan dilakukan di tiga outlet yakni Holywings Gunawarman, Jakarta Selatan, Holywings Senayan Park Mall, Jakarta Pusat dan Holywings Gatsu Club V, Jakarta Selatan.

Wakil Ketua GP Ansor DKI Sofyan Hadi mengatakan, pihaknya menuntut penutupan permanen terhadap tempat hiburan tersebut buntut promosi minuman keras dengan nama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’. Dia berharap dengan dilakukannya aksi tersebut, tidak akan ada kejadian serupa lagi.

“Kami berdoa semoga pihak menajemen mendapat hidayah, tidak ada lagi kontroversi yang membuat masyarakat menjadi gaduh,” kata Sofyan di lokasi.

Dilansir detikcom Jumat (24/6), massa tiba di Holywings Senayan Park Mall, Jakarta Pusat sekitar pukul 21.36 WIB. Mereka berjalan dari lantai bawah menuju pintu masuk Holywings sambil melantunkan salawat. Terlihat beberapa petugas kepolisian yang sudah berjaga.

Setelah itu, massa lanjut bergerak ke Holywings Gatsu Club V sekitar pukul 22.45 WIB. Sama seperti di dua outlet Holywings sebelumnya, mereka tampak memasang poster di sana. Salah satunya bertuliskan ‘Tutup Holywings, Holywings Penista Agama’.


“Hari ini kita akan segel kami akan konsolidasi lagi kami akan meng-Ansor Banser kan seluruh warga Jakarta. Insyaallah itu akan terjadi,” imbuhnya.

Sofyan menambahkan bahwa konvoi dan pemasangan poster di tiga outlet Holywings malam ini juga sebagai sinyal kuat untuk meminta Holywings ditutup permanen buntut kisruh yang ada. Jika tidak ditutup permanen, Sofyan menyebut pihaknya akan kembali melakukan aksi serupa dengan massa yang lebih banyak.

“Iya (minta ditutup permanen). Kalau tidak ada itikad baik dan menjamin tidak akan terjadi kembali kami terpaksa harus melakukan ini. Kalau ini tidak ditutup kami akan datang kembali,” jelasnya.

Tuntutan ini dilakukan jika tidak ada permintaan maaf dari pihak manajemen. Pihaknya juga meminta manajemen Holywings untuk meminta maaf kepada masyarakat secara terbuka dan formal. Bukan justru hanya melalui tulisan semata.

“Kami meminta pihak manajemen untuk meminta maaf secara terbuka, bukan hanya sebatas tulisan semata. Tapi ada niat tulus yang memang dikeluarkan oleh manajemen Holywings,” pungkasnya.

Sebelumnya pada Kamis (23/6), Holywings meminta maaf soal promosi gratis minuman menggunakan nama Muhammad dan Maria melalui akun Instagram resmi Holywings Indonesia, @holywingsindonesia. Mereka menyebut tim manajemen tak tahu dan menegaskan memberikan sanksi berat kepada tim promosi.

“Terkait dengan viralnya unggahan kami (Holywings Indonesia) menyangkut promosi dengan menggunakan nama Muhammad & Maria. Kami telah menindaklanjuti pihak tim promosi yang membuat promosi tersebut tanpa sepengetahuan manajemen Hollywings Indonesia, dengan sanksi yang sangat berat,” tulis Holywings melalui akun Instagramnya.

(As'ad Syamsul Abidin)