Tangkapan layar Gubernur Sumatera Utara, Eddy Rahmayadi saat menghadiri bedah buku biografi Prof. Supandi berjudul 'Bocah Kebon dari Deli' yang diselenggarakan Aktual Forum, Jakarta, Jumat (17/9).
Tangkapan layar Gubernur Sumatera Utara, Eddy Rahmayadi saat menghadiri bedah buku biografi Prof. Supandi berjudul 'Bocah Kebon dari Deli' yang diselenggarakan Aktual Forum, Jakarta, Jumat (17/9).

Jakarta, Aktual.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Eddy Rahmayadi mendoakan Ketua Muda bidang Tata Usaha Negara (TUN) di Mahkamah Agung RI, Prof. Supandi yang genap berusia 69 tahun supaya bisa terus membimbing bangsa dan negara. Hal ini disampaikan dalam acara bedah buku biografi Prof. Supandi berjudul ‘Bocah Kebon dari Deli’ yang diadakan oleh Aktual Forum, Jumat (17/9).

Eddy, merupakan salah satu tokoh nasional yang jadi penanggap Buku ‘Bocah Kebon dari Deli’ ini menceritakan sedikit perjalanan hidup Prof. Supandi sebagai orang yang memiliki keturunan darah kerajaan Pangeran Diponogoro yang berasal melalui darah ayahnya.

“Beliau adalah orang yang memiliki keturunan darah kerajaan Diponegoro dengan meniti karir dan menempuh perjalanannya di Deli,” ujarnya.

Disamping itu, Eddy juga menjelaskan bahwa Kabupaten Deli pada awalnya memang belum ada penduduknya. Namun, pada saat penjajahan Kolonial Belanda selama hampir 350 tahun, membawa orang Jawa ke bumi Deli untuk di perkerjakan.

“Kita ketahui 350 tahun Belanda menjajah, pada waktu itu Belanda membawa orang Jawa ke Sumatera Utara untuk dipekerjakan yang disebut ‘Jawa Kontrak’,” katanya.

Eddy juga berharap agar ke depan perjalanan karir Prof Supandi tetap menjadi panutan untuk bangsa dan negera.

“Panjangkan umur mas Supandi, sehingga ada barang bukti hidup untuk anak-anak muda kedepan, sekali lagi bimbing kami, bimbing bangsa ini dan negara butuh bapak” jelasnya.

(Arie Saputra/Hilmi)

(A. Hilmi)