Jakarta, Aktual.com-Guru Besar Teknik Komputer Universitas Indonesia (UI) Riri Fitri Sari berhasil meraih gelar Profesor Kehormatan dengan rekognisi “Outstanding contribution to the excellence in Higher Education” dari Kazakh National Agrarian University (Kaznau), Almaty, Kazakhstan atas kiprahnya yang berhasil menerapkan teknologi informasi dan kampus hijau untuk memicu kemajuan pengelolaan pendidikan tinggi di dunia.
.
Pemberian Gelar Kehormatan tersebut diberikan langsung oleh Rektor Kaznau Kazakhstan Profesor Tlektes Yesparov di Kampus Kaznau, Almaty. Salah jasa Riri Fitri Sari yakni menciptakan satu-satunya sistem pemeringkatan perguruan tinggi dunia–UI GreenMetric.
UI-GreenMetric sendiri didasarkan pada pengelolaan lingkungan hidup di kampus. Kontribusi Riri pada penerapan UI GreenMetric sejak tahun 2010, telah menyita perhatian pimpinan perguruan tinggi se-dunia.
“UI GreenMetric merupakan inovasi UI yang telah dikenal luas di dunia internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis komitmen tinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. Dari tahun ke tahun selalu terjadi peningkatan antusiasme peserta perguruan tinggi di dunia untuk berpartisipasi sebagai kampus hijau,” jelas Kepala Humas dan Kantor Informasi Publik UI Rifelly Dewi Astuti seperti dikutip dari Jawapos, di Depok Rabu (21/6).
Selain mengembangkan sistem perankingan UI GreenMetric, Riri juga berkecimpung pada penerapan teknologi informasi dan komunikasi untuk memicu kemajuan dan pancapaian standar excellence yang lebih baik dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Dia telah banyak berhubungan dengan para ‘rankologist’ (ahli pemeringkatan) dengan tujuan memajukan universitas di Indonesia dan dunia menuju Universitas berkelas dunia.
“Saya bangga dan berbahagia atas gelar Guru Besar Kehormatan dari universitas nasional pertanian Kazakhstan ini, yang memertimbangkan hasil kerja keras untuk membangun dan mengkomunikasikan kondisi ideal kampus berkelanjutan yang diidamkam,” kata Riri.
Program Riri melalui UI GreenMetric juga melibatkan perguruan tinggi se-dunia untuk mengambil bagian pada upaya preventif dan kuratif dalam rangka mitigasi dampak perubahan iklim.
Sebelumnya, Kaznau juga memberikan penghargaan Profesor Kehormatan kepada para peneliti dan akademisi terkemuka) dunia, dan beberapa Rektor universitas seperti Istanbul, Azerbaijan, Australia, Malaysia dan juga President International Ranking Expert Group (IREG) dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel ini ditulis oleh:
Bawaan Situs












