Medan, Aktual.co — Paska kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), harga sembako di Kota Medan mengalami kenaikan tipis.
Hal itu terungkap saat Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara (Sumut) dan Kota Medan melakukan peninjauan langsung ke Pusat Pasar, Jalan Sambu Medan, Kamis (27/11).
“Sejauh ini harga sembako masih normal. Hanya ada beberapa jenis yang mengalami kenaikan seperti beras, namun hanya Rp500. Ini masih batas wajar,” kata Wagub Sumut, Tengku Erry Nuradi.
Menurutnya, kendati sembako tidak mengalami lonjakan kenaikan harga, namun TPID Sumut dan Kota Medan akan terus berkoordinasi guna menekan terjadinya inflasi akibat dampak kenaikan BBM. “Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pengawasan guna mencegah spekulan mempermainkan harga. Selain itu, Tim Pengendali Inflasi Daerah juga mengantisipasi terjadinya penimbunan. Jika barang kosong dipasaran, itu dapat memicu kenaikan harga,” kata dia.
TPID Sumut akan melakukan koordinasi dengan TPID Kabupaten dan Kota di Sumut, jika terjadi lonjakan kenaikan harga pasca kenaikan harga BBM.
“Pasar murah adalah alternatif yang dapat ditempuh guna membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan sembako murah berkualitas,” katanya. Informasi fluktuasi harga akan terus dipantau dengan menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan, termasuk pedagang dan distributor sembako.
Artikel ini ditulis oleh:

















