Home Khazanah Fiqih Islam Hasil Hisab KH M Thobary Syadzily: Jumat (24/4) Awal Ramadhan 1441 H

Hasil Hisab KH M Thobary Syadzily: Jumat (24/4) Awal Ramadhan 1441 H

Jakarta, Aktual.com – Berdasarkan pada perhitungan sistem Nautical Almanac dengan menggunakan sumber data Matahari dan Bulan tgl 23 April 2020 diprediksi bahwa awal bulan Ramadhan 1441 H di Indonesia jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020 M. dengan rekap hasil perhitungan sebagai berikut:

REKAP HISAB AWAL BULAN RAMADHAN 1441 H. / 2020 M. SISTEM HISAB KONTEMPORER “NAUTICAL ALMANAC”
(RU’YATUL HILAL: KAMIS WAGE, 23 APRIL 2020 M.)

Al-Hasib: KH. M. Thobary Syadzily
(Pengasuh Pondok Pesantren Al-Husna, Periuk Jaya, Kota Tangerang, Provinsi Banten, 2. Pimpinan Majelis Shalawat Syadziliyah Nusantara / MESSANTARA).

Pusat Observasi Bulan (POB) : Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.
Lintang Tempat (Ø ) : -7° 01′ 44,6” Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ ) : 106° 33′ 27,8” Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi ( EL ) : 52,685 meter di atas Permukaan Laut

1. Ijtima’ ( اجتماع / Konjungsi / New Moon ) akhir bulan Sya´ban 1441 H terjadi pada hari Kamis Wage, 23 April 2020 M. pada pukul 09 : 26 : 00 WIB (pagi hari)

2. Matahari Terbenam ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul 17 : 49 : 00 WIB.

3. Hilal Terbenam ( غروب الهلال / Moonset ) pada pukul 18 : 05 : 41 WIB.

4. Umur Hilal (عمر الهلال / Age of the Crescent Moon ) = 8 jam 23 menit.

5. Greenwich Hour Angle (GHA) Bulan pada tgl 23 April 2020 pukul 10:49 GMT = 337° 37′ 7,8”.

6. Deklanasi Bulan tgl 23 April 2020 pukul 10:49 GMT = 10° 12′ 15,9”.

7. Horizontal Parallax Bulan tgl 23 April 2029 pukul 10:49 GMT = 0° 54′ 48”.

8. Semi Diameter Bulan tgl 23 April 2020 pukul 10:49 GMT = 0° 14′ 48”.

9. Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal (ارتفاع الهلال الحقيقي ) / True or Geocentric Altitude of the Crescent Moon) = 4° 26′ 26,73” = 4,4° ( di atas ufuk / above horizon ).

10. Tinggi Lihat / Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/ Apparent or Topocentric Altitude of the Crescent Moon ) = 4° 10′ 17,75” = 4,2° ( di atas ufuk / above horizon ).

11. Lama Hilal di atas ufuk ( الهلال فوق الأفق مكث / Long of the Crescent ) = 16 menit 41 detik.

12. Azimuth Matahari ( سمت الشمس / Azimuth of the Sun ) = 282° 43′ 52,6″ atau 282,7°.

13. Azimuth Hilal ( سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 280° 52′ 19,1 ” atau 280,9°.

14. Posisi Hilal (منزلة الهلال / Position of the Crescent Moon) 1° 51′ 33,5” atau 1,9° di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 24° 1′ 22,14” atau 24,02°.

15. Lebar Nurul Hilal (سمك الهلال / Crescent Widht) = 0° 11′ 2,88” = 0,184132975 jari.

16. Elongasi (زاوية الاستطالة / Elongation) = 4° 45′ 5″ atau 4,8°.

17. Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 4° 10′ 17,75” atau 4,2° ( di atas ufuk ) sudah imkan ar-ru’yat, sehingga hilal kemungkinan bisa dirukyat atau dilihat dengan menggunakan teropong (teleskop) jika awan cerah.

Dengan demikian: Awal bulan Ramadhan 1441 H jatuh pada hari Jum´at Kliwon, 24 April 2020 M.

CATATAN TAMBAHAN:

1. Keputusan selanjutnya menunggu hasil pengumuman Menteri Agama RI dalam acara Sidang Itsbat di Video Conference pada hari Kamis, 23 April 2020 jam 17.00 WIB s/d selesai mengenai Penentuan Awal Ramadhan 1441 H / 2020 M.

2. Rekap hisab sistem Nautical Almanac ini sangat cocok digunakan sebagai pedoman bagi para perukyat untuk merukyat (رٶية الهلال / melihat hilal) di lapangan.

Kota Tangerang, 22 April 2020.

Wassalam

KH. M. Thobary Syadzily