Dari kiri ke kanan, Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo, Gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira saat jumpa pers terkait pilkada serentak 2018 di Jakarta, Kamis (28/6/2018). PDI Perjuangan mengapresiasi atas penyelenggaraan pilkada 2018 yang berlangsung aman dan damai, PDI Perjuangan juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran KPU, Bawaslu, aparat Polri, TNI atas partisipasinya untuk menjaga pilkada 2018 yang aman dan damai. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan, pernyataan Ganjar Pranowo yang menyatakan siap menjadi calon presiden di Pilpres 2024 masih dalam konteks rencana.

Hasto menilai pernyataan Ganjar tidak melanggar aturan partai. Dia mengatakan semua kader memang mesti tegak lurus jika ditugaskan oleh partai.

“Kalau saya lihat dari jawaban Pak Ganjar, kan jelas nih, ‘kalau untuk bangsa dan negara, ya semua harus siap’. Untuk bangsa dan negara itu semua menyatakan siap seluruh kader partai, karena itulah fungsi mengapa kita punya disiplin kepartaian,” kata Hasto dalam keterangannya, Kamis (20/10).

Hasto kembali menegaskan jika capres dan cawapres diserahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, pernyataan Ganjar hanya merujuk pada skala prioritas kader yang mesti turun ke bawah untuk mengejar prestasi di tengah masyarakat.

“Pak Ganjar kan bicara kalau ditugaskan. Ya kalau. Dalam konteks seperti ini kita kan berbicara bahwa skala prioritas saat ini semua kader partai turun ke bawah untuk mengejar prestasi yang setingg-tingginya di tengah rakyat,” ujarnya.

Hasto meminta pernyataan Ganjar tidak dijadikan gimmick politik. Sebab, kata dia, menjadi hal yang wajar jika seluruh kader menyatakan siap kala ditugaskan.

“Apa yang disampaikan Pak Ganjar jangan kemudian jadi gimmick politik. Ya karena di dalam berpartai seperti itu, semua siap ditugaskan,” ujarnya.

Ganjar Pranowo akhirnya buka suara perihal sikapnya dalam Pilpres 2024. Di sejumlah survei, nama Ganjar mencuat sebagai capres dengan menempati peringkat tiga besar bersama Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Ganjar mengaku siap jika dirinya diusung sebagai Capres 2024. “Untuk bangsa dan negara ini apa sih yang kita tidak siap?” kata Ganjar dalam sesi wawancara di kanal Youtube BeritaSatu, Selasa, 18 Oktober 2022.

Adapun deklarasi dukungan terhadap Ganjar sudah meruak di sejumlah internal partai politik. Di antaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Bahkan, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara eksplisit menjagokan Ganjar sebagai Capres 2024.

“Ya yang mendeklarasikan dukungan adalah partai-partai itu, saya tidak tahu apakah partai cukup percaya dengan saya,” kata Ganjar.

(Wisnu)