Jakarta, Aktual.co — Ketua Setara Institute Hendardi mengatakan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia bertindak berlebihan jika ikut turun mengusut kasus teror penembakan di rumah bekas Ketua MPR Amien Rais, kata .

“Berlebihan jika Komnas HAM harus turun melakukan penyelidikan karena mandat utama lembaga itu adalah menyelidiki dugaan pelanggaran berat HAM,” kata Hendardi, Minggu (9/11).

Dia mengimbau agar lembaga negara tersebut tidak mengobral kewenangan demi mencari sensasi dan popularitas. “Lebih baik Komnas HAM mencari terobosan baru agar pelanggaran HAM masa lalu bisa diadili,” kata dia.

Sebagai lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang demokrasi dan perdamaian, Setara Institute mengutuk keras teror yang menyerang Amien Rais. Pasalnya, kejadian tersebut telah mengancam hak rasa aman masyarakat.

“Polisi harus mengungkap tuntas. Tapi berlebihan kalau Komnas HAM harus ikut turun menyelidiki,” kata dia.

Sebelumnya, Komnas HAM membentuk tim investigasi atas kejadian penembakan yang terjadi pada Kamis (6/11) dini hari.

Tim Komnas HAM juga langsung mendatangi lokasi kejadian dan melihat kondisi mobil Amien Rais yang tertembus proyektil. Mereka mengaku akan bekerjasama dengan kepolisian dalam melakukan penyelidikan.

Lembaga tersebut akan membantu mempelajari dan menganalisa dugaan aksi penembakan dilakukan secara terencana dan sistematis.

Seperti diberitakan, rumah mantan Ketua MPR Amien Rais di Pandeansari Blok 2 No. 3 Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis dini hari ditembak orang tidak dikenal, dan tembakan mengenai mobil yang diparkir di depan rumah.

“Aksi penembakan misterius ini tidak sampai mengenai penghuni rumah, dan hanya mengenai mobil,” kata petugas keamanan di rumah Amien Rais, Hefi Ismail.

Menurut dia, peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

“Saat itu terdengar suara letusan senjata yang berasal dari jalan depan rumah,” kata dia.

Dia mengatakan, saat itu dirinya melihat ada orang mengendarai sepeda motor jenis matic yang kabur ke arah utara.

“Ketika pagi dicek, ternyata ada lubang bekas tembakan di bagian belakang mobil Toyota Harrier nopol AB 264 AR milik Amien Rais,” kata dia.

()

()