Jakarta, Aktual.com — Ketua Umum Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono menegaskan ormas yang dipimpinnya tidak ingin terlibat dalam konflik Partai Golkar.

“MKGR adalah cermin dari persatuan dan menginginkan Partai Golkar bersatu,” kata Roem pada peringatan ulang tahun MKGR ke-56, di Jakarta, Minggu (10/1).

Menurut Roem Kono, dalam MKGR tidak ada Golkar kubu Aburizal Bakrie serta Golkar kubu Agung Laksono, tapi semuanya adalah kader Partai Golkar dan semuanya anggota MKGR.

“Kami rindu Partai Golkar bersatu kembali dan dapat berkontribusi dalam pembangunan Indonesia,” katanya.

Roem Kono menjelaskan Partai Golkar selama ini sudah menjalankan perannya sebagai partai besar yang membawa suara rakyat.

Partai Golkar, kata dia, banyak berperan untuk masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Dia menjelaskan, MKGR adalah ormas Partai Golkar yang memiliki prinsip setia kawan dan gotong-royong.

Guna memperkuat kesetiakawanan dan gotong-royong, dirinya berjanji akan memberikan bekal nilai-nilai Pancasila kepada kader MKGR.

“MKGR berpihak kepada rakyat dan akan mendukung pemerataan pembangunan,” katanya.

Ditegaskan juga bahwa MKGR mendukung pemerintah yang menerapkan program-progran pro-rakyat.

(Ant)

()