Dirjen Migas ESDM , I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja

Jakarta, Aktual.com – Periode I tahun 2017, Pemerintah lewat Kementerian ESDM menawarkan 15 wilayah kerja (WK) migas konvensional dan non konvensional. Penawaran ini akan dibuka pada Mei 2017 saat ajang Konvensi dan Pameran IPA 2017

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi IGN Wiratmaja Puja menyebutkan kontrak kerja sama ini akan menggunakan skema bagi hasil gross split.

“Ini (daftar WK) masih tentatif. Kita akan rapatkan, lapor Pak Menteri dulu, (baru) finalnya berapa,” jelasnya secara tertulis, Rabu (12/4).

Dalam lelang WK migas ini, kata Wirat pemerintah juga akan melelangkan besaran bonus tandatangan (signature bonus).

“Signature bonus kita open bidding-kan. Dulu kan dibatasi sekian dan sekarang di-open tapi ada under estimate-nya,” kata dia.

Batasan bawah bonus tanda tangan ini disesuaikan dengan karakteristik WK migas yang ditawarkan tersebut. Untuk blok yang cadangannya besar, maka bonus tanda tangannya juga akan besar.

Berikut Daftar sementara WK migas yang akan dilelang:

Wilayah kerja konvensional Lelang Reguler:
1. WK Durian di Kepulauan Riau.
2. WK Tanimbar di Maluku.
3. WK Memberamo di Papua.

Wilayah kerja konvensional Penawaran Langsung:
1. WK Andaman 1.
2. WK Andaman 2.
3. WK South Tuna di Kepulauan Riau.
4. WK Merak di Banten dan Lampung.
5. WK Pekawai di Kalimantan TImur.
6. WK West Yamdena di Maluku.
7. WK Kasuri 3 di Papua Barat.

Wilayah kerja non konvensional, Shale Hidrokarbon:
1. WK Jambi 1 di Provinsi Jambi.
2. WK Jambi 2 di Provinsi Jambi.

Wilayah kerja non konvensional, Gas Metana Batubara:
1. WK Raja di Sumatera Selatan.
2. WK Bungamas di Provinsi Sumatera Selatan.
3. WK West Air Komering di Sumatera Selatan.

Dadangsah Dapunta

(Arbie Marwan)