Jakarta, Aktual.com — Sejak diputuskan membentuk tim kecil untuk menyelesaikan benang kusut persepakbolaan Indonesia awal November lalu, belum ada pengumuman resmi soal tim independen yang diusulkan delegasi FIFA dan AFC untuk menyelesaikan konflik sepakbola Indonesia.

Sampai sekarang baru empat nama yang sudah masuk ke dalam Komite Ad Hoc sesuai arahan FIFA. Mereka adalah Agum Gumelar, IGK Manila, Raja Parlindungan Pane, dan Bambang Pamungkas.

“Kami sudah punya calon dan tinggal diajukan saja ke FIFA. Tinggal pemerintah, kami harap mereka bisa segera menyetorkan nama perwakilan di Komite Ad Hoc,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Azwan Karim, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (20/11).

Azwan meminta pemerintah bisa bergerak cepat. Pasalnya, masalah sepakbola di Indonesia bakal dibahas pada rapat Komite Eksekutif (Exco) FIFA, 2 hingga 3 Desember 2015 mendatang.

“Seharusnya batas waktu (pembentukan Komite Ad Hoc) adalah 13 November 2015. Tapi, karena sudah lewat, sebisa mungkin H-1 rapat Exco FIFA sudah terbentuk. Jadi, kami sangat berharap pemerintah bisa bergerak cepat demi reformasi sepakbola,” jelas Azwan.

Jika tak ada itikad baik dari pemerintah untuk menyetorkan perwakilannya menjadi anggota tim Ad-hoc, bisa jadi, sanksi untuk Indonesia menjadi lebih panjang karena diputuskan dalam Kongres.

()