Mina, aktual.com – Jamaah haji Indonesia, mengeluhkan fasilitas Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) yang disediakan petugas di sekitar lokasi tenda di Kota Mina, Arab Saudi, pada 11 Zulhijah atau Senin (12/8) WIB. Hal ini karena jamaah harus mengantri hingga dua jam untuk bisa menggunakan MCK tersebut.

Seorang jamaah Sajuri, menilai fasilitas MCK masih sangat kurang, dari tiga kloter hanya disediakan satu titik MCK yang terdiri dari 10 ruang.

“Itupun masih dibagi lima untuk wanita, lima untuk pria, bisa dibayangkan tiga kloter dengan fasilias MCK hanya satu titik, namun jamaah tetap bersabar dan ikhlas dengan kondisi seperti ini,” terangnya ditulis Rabu (14/8).

Antrian ini akibat para jamaah yang ingin melakukan lempar jumroh, kehujanan sehingga mereka kebasahan dan harus menggunakan MCK untuk membilas badan dan mengganti baju.

“Sempat takut juga saat masuk terowongan (Mina), hujan deras dan petir, rata-rata jamaah di belakang kami terus melaju, karena kuasa Allah, semua lancar. Kami kembali ke tenda dan sekarang antri MCK karena basah kuyub,” jelas Isna Rohmawati, Kontributor Reportase Haji Terpadu Kloter 9 SOC.

Permasalahan minimnya fasilitas juga sudah disampaikan Amirul Haj, Lukman Hakim Saifuddin saat bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammad bin Salih Banten. Pertemuan berlangsung sekitar 40 menit di kantor Kementerian Haji dan Umrah di Mina.

Dalam pertemuan tersebut Lukman yang juga Menteri Agama itu menekankan semakin mendesaknya kebutuhan memperbanyak daya tampung kapasitas tenda-tenda dan toilet di Mina.

“Renovasi Mina menjadi kebutuhan dan semakin mendesak. Saya menyampaikan harapan kepada Menteri Haji Saudi agar tenda dan toilet di Mina dapat dibangun bertingkat,” ujar Menag usai pertemuan di Mina, Minggu (11/8) malam.

(Zaenal Arifin)