Palangka Raya, Aktual.com – Kepala Jasa Raharja Cabang Kalimantan Tengah M Iqbal Hasanuddin menyatakan tidak ada warga dari provinsi itu yang menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air.

“Dari seluruh posko yang tersebar di sejumlah daerah, kami belum melihat saudara-saudara kita dari Kalteng yang menjadi penumpang pesawat Sriwijaya Air yang mengalami kecelakaan,” kata Iqbal di Palangka Raya, Selasa (12/1).

Meski demikian, lanjut dia, pihaknya juga akan terus memantau perkembangan penelusuran terkait nama-nama yang menjadi penumpang di pesawat tersebut.

“Ini kan masih terus dilakukan identifikasi dan pengolahan data oleh pihak terkait, baik maskapai, kementerian maupun tim identifikasi. Kami dari Kalteng juga akan terus memantau perkembangannya,” kata Iqbal.

Ia menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan transportasi udara di awal tahun 2021 tersebut.

Sementara itu pada Senin (11/1) Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo mengatakan pihaknya telah melakukan kunjungan ke rumah-rumah korban pesawat jatuh di 24 kabupaten/kota untuk melakukan pendataan terkait penyaluran santunan.

Dari data yang sudah dikumpulkan tersebut, nantinya Jasa Raharja akan mengeluarkan santunan untuk diberikan kepada keluarga korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Budi berharap bantuan yang diberikan tersebut dapat meringankan beban keluarga meski duka yang sangat mendalam dialami oleh seluruh pihak atas insiden tersebut.

Terkait penyaluran santunan, Budi menyebut pihaknya menunggu data resmi dari Kepolisian untuk kemudian dicocokkan.

Sebelumnya, keterangan pers yang dikeluarkan Sriwijaya Air disampaikan bahwa tanggal 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB telah terjadi kehilangan kontak terhadap pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta (CGK) – Pontianak (PNK).

Pesawat tersebut diawaki oleh 6 crew aktif serta mengangkut 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. Selain itu, pada penerbangan tersebut juga terdapat 6 awak sebagai penumpang (extra crew). (Antara)

(As'ad Syamsul Abidin)