Anggota Pansus RUU Pemilu mengikuti rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/5). Dalam rapat itu pemerintah dan DPR belum sepakat soal penambahan anggota dewan. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc/17.

Jakarta, Aktual.com – Upaya sejumlah fraksi di DPR RI agar adanya keputusan pembahasan RUU Pemilu secara musyawarah mufakat terus dilakukan.

Bahkan, untuk menghasilkan hal tersebut sidang Paripurna yang dilakukan sejak pukul 11.00 WIB harus di skors selama 2 jam agar dapat melakukan lobi-lobi politik antar fraksi.

Lobi politik itu, untuk menyamakan antara sikap partai yang mendukung pemerintah dengan ketentuan presidential treshold sebesar 20 persen dengan sejumlah fraksi yang tidak.

Tidak menemukan titik temu terkait pengambilan keputusan atas pembahasan RUU Pemilu di sidang Paripurna terus diupayakan agar terjadinya keputusan secara musyawarah mufakat.

Berikut ini peta kekuatan sementara fraksi atas pembahasan RUU Pemilu;

PDIP = Mendukung Ambang Batas 20 persen
Golkar = 20 persen
Gerindra = Tolak Ambang batas
Demokrat = Tolak Ambang batas
PKB = Mengambang (catt: ambang batas tidak melanggar Konstitusi).
PAN = Mengambang.
PKS = Tolak Ambang batas
PPP = Mendukung Ambang Batas 20 persen
Nasdem = Mendukung Ambang Batas 20 persen
Hanura = Mendukung Ambang Batas 20 persen

[Novrizal Sikumbang]

(Novrizal Sikumbang)

(Wisnu)