Presiden Rusia, Vladimir Putin

Jakarta, aktual.com – Mantan komandan militer dan anggota partai United Rusia yang pro-Vladimir Putin, Andrey Gurulyov mengatakan bahwa London bakal menjadi target pertama rudal Rusia jika perang dunia ketiga pecah.

“Kami akan menghancurkan seluruh kelompok satelit luar angkasa musuh selama operasi udara pertama,” katanya saat diwawancarai televisi Rusia seperti diberitakan Indepedent, ditulis Ahad (26/6).

“Tidak ada yang akan peduli apakah mereka orang Amerika atau Inggris, Kami akan melihat mereka semua sebagai NATO,” sambungnya.

Anggota parlemen yang duduk di komite pertahanan Rusia itu menggambarkan bagaimana gerakan Rusia ketika menginvasi skala penuh negara barat anggota NATO.

“Kedua, kami akan memitigasi seluruh sistem pertahanan antirudal, di mana-mana dan 100 persen. Ketiga, kami tentu tidak akan memulai dari Warsawa, Paris atau Berlin. Yang pertama diserang adalah London,” ujar dia.

“Sangat jelas bahwa ancaman terhadap dunia berasal dari Anglo-Saxon,” katanya lagi.

Gurulyov menjelaskan invasi adalah satu-satunya cara mencegah barat memblokade Kaliningrad, semi-eksklave Rusia antara Lituania dan Polandia. Bahkan, Ia juga bilang Eropa Barat akan ‘terputus dari pasokan listrik’ yang katanya juga akan dilumpuhkan.

“Pada tahap ketiga saya akan melihat apa yang akan dikatakan AS kepada Eropa Barat tentang melanjutkan perjuangan mereka dalam cuaca dingin, tanpa makanan dan listrik. Saya akan bertanya-tanya bagaimana [AS] akan tetap berada di sisi luar,” ucap dia.

“Ini rencana kasarnya dan saya sengaja mengabaikan momen tertentu karena tidak bisa dibahas di TV,” katanya.

(Andy Abdul Hamid)