Jakarta, Aktual.com — Kabupaten Minahasa provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan dijadikan objek pembuatan film dokumenter komoditas cengkih.

“Saya menyambut baik kunjungan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI dan TVRI Nasional yang menjadikan Minahasa sebagai lokasi tempat pembuatan Film Dokumenter tentang Potensi Indikasi Geografis Cengkeh Minahasa,” kata Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow di Tondano, Jumat (14/2).

Hal ini sangat tepat karena berkaitan denngan potensi perkebunan yang menonjol di daerah Minahasa ini, dimana Cengkih yang akan dinaungi secara hukum oleh Kemenkumham RI, Ditjen HKI dan Subdinas Indikasi Geografis dan Direktorat Merek, akan diberikan Sertifikat Geografis Indikasi Cengkeh Minahasa kepada masyarakat di Minahasa melalui Bupati.

Bupati mengatakan bahwa mulai dari pembibitan dan penanaman sampai panen semua kebanyakan adalah hasil dari pengelolaan masyarakat di Minahasa, olehnya peran pemerintah dan pihak swasta tentu sangat membantu petani cengkih di Sulut ini.

Dikatakan Bupati, peran Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan ini sangat diharapkan pula agar dapat membantu petani cengkih melakukan kerja sama melalui pihak swasta sehingga petani dapat mengembangkan pembibitan, penanaman sampai panen untuk kesejahteraan petani itu sendiri.

Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten II Sekdakab Minahasa Dr Wilford Siagian, mewakili Kadis Perkebunan Provinsi Sulut Alex Mewengkang, mewakili Kadis Tanakbun Minahasa Rexy Raturandang dan Camat Tombulu Joris Tumilantauw serta pejabat teknis lainnya.

Pertemuan pihak Ditjen Perkebunan Kementan RI yang diwakili oleh Maya Novarianty dan Pangihutan Hasibuan dengan Yoserizal Ananda dan Sugiarto Prasetyo dari TVRI Nasional bersama Bupati Jantje Wowiling Sajow di areal perkebunan Cengkih Desa Koka Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa.

Saat ini telah memasuki musim panen cengkih di Sulut termasuk di Kabupaten Minahasa dan diperkirakan produksi di atas 10.000 ton.

(Ant)

()