Seorang warga menggunakan kacamata yang telah dimodifikasi, untuk mengamati fenomena Gerhana Matahari Parsial (sebagian) dari Pantai Firdaus, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (9/3). Fenomena alam tersebut terjadi dengan durasi tidak kurang dari 2 jam 41 menit dan puncaknya terjadi pada pukul 08.49, dengan magnitudo 97.3%. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/ama/16.

Koba, Aktual.com – Kacamata khusus untuk melihat gerhana matahari di Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung masuk rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Ini kacamata gerhana terbesar di Indonesia dan bahkan mungkin dunia, maka masuk rekor MURI,” kata Osmar dari MURI, di Koba, Bangka Tengah, Rabu (9/3).

Ia menjelaskan, Bangka Tengah pertama kali mencetuskan ide dan membuat kacamata paling besar untuk melihat gerhana matahari.

“Daerah lain belum ada yang membuat kacamata terbesar, baru Bangka Tengah yang melakukan karena gerhana matahari sebelumnya tidak pernah ada,” ujarnya lagi.

Dia mengungkapkan, selain ukuran yang menjadi kategori penilaian juga standar kacamata dan kapasitas orang yang melihatnya.

“Semua kriteria itu sudah dipenuhi dan Bangka Tengah berhak mendapatkan rekor MURI,” katanya lagi.

Ia menegaskan, cetusan ide membuat kacamata gerhana matahari terbesar itu sangat bagus, sehingga bisa dimanfaatkan banyak orang.

“Kacamata gerhana itu saya lihat dipasang di pinggir pantai dan masyarakat bebas melihat dari balik kacamata besar tersebut,” ujarnya pula.

(Antara)

()