Jakarta, Aktual.com-Sebuah kebakaran besar terjadi disebuah kamp pengungsi Suriah di Lembah Bekaa, Lebanon, Minggu (2/7) malam. Sedikitnya ada tiga orang meninggal dalam peristiwa tersebut.

Dikutip dari Reuters, Senin (3/7), api dan awan tebal asap hitam terlihat dari lokasi di dekat Kota Qab Elias, yang berlokasi sekitar satu jam perjalanan ke arah Timur Beirut, dan satu ledakan juga nampak pada rekaman oleh MTV Lebanon.

Menurut pihak keamanan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut. Lebanon adalah negara penampung 1 juta orang asal Suriah yang terdaftar sebagai pengungsi. Mereka sebagian besar tinggal di pemukiman tenda informal yang tersebar di seluruh negeri.

Sebelum diberitakan, hampir setengah juta Warga Suriah kembali ke rumah mereka sepanjang tahun ini, termasuk 440.000 pengungsi dalam negeri dan lebih dari 31.000 orang kembali dari negara tetangga, kata badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR).

Sebagian besar dari mereka dikabarkan telah kembali ke Aleppo, Hama, Homs dan Damaskus, kata UNHCR, dengan pertimbangan bahwa keamanan meningkat di beberapa bagian negara ini.

“Ini adalah tren yang signifikan dan sejumlah besar, sebagian besar orang ini kembali untuk memeriksa properti, untuk mencari tahu tentang anggota keluarga. Mereka punya persepsi sendiri tentang situasi keamanan, nyata atau perbaikan di daerah tempat mereka kembali,” kata Juru bicara UNHCR Andrej Mahecic pada sebuah konferensi Media yang digelar di Jenewa.

Artikel ini ditulis oleh:

Bawaan Situs