Pamekasan, Aktual.com – Kasus aktif COVID-19 di Pulau Madura, Jawa Timur, setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah tinggal tiga orang, atau berkurang dua orang dibanding pekan sebelumnya.

Berdasarkan data yang dirilis masing-masing Dinas Kesehatan di empat kabupaten di Pulau Madura per tanggal 4 Mei 2022, kasus aktif COVID-19 kini hanya di dua kabupaten, yakni Kabupaten Sampang sebanyak satu orang dan Kabupaten Pamekasan sebanyak dua orang, sedangkan di Kabupaten Bangkalan dan Sumenep nihil.

“Data kasus aktif di Pamekasan ini berdasarkan data identitas diri, karena yang bersangkutan tidak dirawat di Pamekasan,” kata Kepala Dinkes Pamekasan dr Saifudin di Pamekasan, Rabu.

Dibanding jumlah kasus aktif COVID-19 masing-masing Dinas Kesehatan di Pulau Madura, Jawa Timur, pada 26 April 2022, data jumlah kasus COVID-19 saat ini berkurang sebanyak dua orang. Pada saat itu total jumlah kasus aktif sebanyak lima orang.

Saifudin menjelaskan, berdasarkan data itu, Kabupaten Pamekasan termasuk kabupaten dengan jumlah penderita kasus aktif terbanyak dibanding tiga kabupaten lain, yakni Sampang, Bangkalan, dan Sumenep.

Namun demikian, jika dibanding pekan sebelumnya, sudah berkurang, karena jumlah kasus aktif asal Pamekasan saat itu sebanyak tiga orang. “Sekarang tinggal dua orang,” katanya.

Meski jumlah kasus aktif COVID-19 menurun, tetapi penegakan disiplin protokol kesehatan di empat kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, tetap diberlakukan secara ketat.

Tim gabungan dari unsur polisi, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) pemkab setempat tetap menggencarkan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan, terutama di sejumlah tempat keramaian dan objek wisata, sejak sebelum Lebaran hingga saat ini.

“Penegakan disiplin protokol kesehatan tetap kita gencarkan, karena kami tidak ingin, Lebaran kali ini justru menjadi klaster dalam penyebaran COVID-19,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Trianto di Pamekasan, Rabu malam.

Sementara itu, total jumlah warga Madura yang positif COVID-19 per tanggal 3 Mei 2022 sebanyak 20.707 orang dengan perincian Bangkalan sebanyak 7.576 orang, Sampang 3.571 orang, Pamekasan 3.174 orang, dan Kabupaten Sumenep sebanyak 6.386 orang.

Dari jumlah itu, pasien yang telah dinyatakan sembuh terdata sebanyak 19.273 orang meliputi Kabupaten Bangkalan sebanyak 6.822 orang, Sampang 3.405 orang, Pamekasan 2.944 orang, dan Kabupaten Sumenep sebanyak 6.102 orang.

Total pasien meninggal dunia terdata di Kabupaten Bangkalan sebanyak 754 orang, Sampang 165 orang, Pamekasan 228 orang, dan Kabupaten Sumenep sebanyak 284 orang.

(Antara)

(As'ad Syamsul Abidin)