Rizal Ramli. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman sekaligus tokoh nasional Rizal Ramli meyakini bahwa peristiwa kekerasan terhadap umat beragama bukan soal perbedaan pendapat ataupun soal toleransi, akan tetapi ada dalangnya dibalik peristiwa tersebut.

“Ada yang main, mau ngadu bangsa kita, mau bikin suasana kacau. Dugaan saya sengaja dibilang orang gila supaya bisa dilepas semua,” katanya, Kamis (15/2).

Untuk itu Rizal Ramli mengingatkan kepada masyarakat agar tak mudah terprovokasi dengan isu SARA yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Bahkan Rizal Ramli mengatakan bahwa untuk menjaga persatuan, yakni dengan menjaga pluralisme, seperti yang dilakukan masyarakat di kawasan Glodok.

“Karena di sini merupakan lingkungan plural yang dihuni oleh semua agama. Selama kebhinekaan itu masih terjaga, maka jangan takut. Teman Tionghoa tidak perlu takut. Yang Kristen Katolik, Konghucu, Islam, enggak usah takut, yang terpenting kita enggak mau diadu,” imbuhnya.

(Andy AbdulHamid)